
Pepaya lonjong atau pepaya Thailand rasanya sangat berbeda dengan pepaya pada umumnya, pepaya atau "kates" ini rasanya manis-manis gimana gitu...? manisnya berbeda dengan manisnya gula, ini manisnya sungguh luar biasa, yang belum matang sekalipun ngak kala enak kalau di buat untuk rujakkan, apalagi rujakanya rame-rame,, wahh semakin uenak rasanya.
Pepaya kalau bahasa jawanya di sebut juga dengan "Kates", tumbuhan buah kates ini berasal dari benua Amerika sana, dan kemungkinan besar yang membawa bibit-bibit kates ini ke daerah Asia adalah orang-orang Belanda atau orang-orang Eropa pada jaman dahulu kala. Kini pepaya menyebar di seluruh daerah tropis di seluruh bumi.
Di hutan biasanya pepaya ini menjadi makanan favorit burung-burung dan binatang pemakan buah lainnya.
Pepaya dari golongan tumbuhan Carica atau carica papaya L , jadi nama aslinya papaya, bahasa Indonesia pepaya yang di ambil dari bahasa Belanda "papaja", ngak jauh berbeda dengan nama aslinya.
Banyak sekali jenis buah pepaya ini, ada pepaya Bangkok yang tak jauh berbeda dengan pepaya Thailand yang memang hampir sejenis.
Pepaya Solo F1 berasal dari Hawai yang merupakan jenis hibrida unggul.
Pepaya callina atau lebih di kenal dengan pepaya calofornia, yang merupakan varietes pepaya hasil pumuliaan oleh tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika atau PKHT di Institut Pertanian Bogor,Indonesia. Dan juga masih banyak lagi jenis-jenis pepaya lainnya yang rasanya enak-enak untuk di makan sebagai pencuci mulut ataupun di buat rujak, nah untuk yang di buat rujak ini yang paling enak pepaya yang setengah matang ataupun yang masih muda.
Buah pepaya manfaatnya juga banyak untuk kebutuhan nutrisi tubuh manusia antara lain kandungan vitamin A yang cukup baik untuk kesehatan mata, pepaya juga baik buat pencernaan manusia. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas pepaya umumnya paling enak di buat untuk rujak an, selain memberikan sensasi tersendiri karena pedasnya rujak tadi, pepaya juga bisa menyatukan para ibu-ibu yang biasanya sibuk dengan kegiatannya masing-masing, dengan membuat rujak kates ini biasanya ibu-ibu bahkan bapak-bapak bisa berkumpul rame-rame sambil bercanda untuk menikmati rujak "kates" yang penuh sensasi pedasnya, kalau ngak pedas bukan rujak kates namanya.
Daun papaya muda juga bisa di gunakan untuk sayuran, kalau orang jawa menyebutnya sebagai urap-urap, yaitu daun pepaya muda yang di campur sama sayuran lain, parutan kelapa, rempah-rempah dan bumbu-bumbu, yamg ahirnya menjadi santapan yang nikmat yang disebut urap-urap.
Daun pepaya muda juga berguna sebagai ramuan obat-obatan untuk beberapa jenis penyakit pada manusia maupun hewan ternak, demikian juga dengan biji kates juga bermanfaat untuk keperluan kesehatan pada tubuh manusia.Jadi buah pepaya bukan hanya rasa buahnya yang enak tetapi juga sangat baik unuk keperluan nutrisi pada tubuh manusia.
Demikian sekilas tentang buah pepaya "kates" yang saya peroleh dari dari laman wikipedia dan pengalaman pribadi saya sendiri. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
<<<< Kembali ke Halaman Utama
Atau baca juga :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar